Tuesday, June 28, 2022

BAB 1
Pendahuluan  

1.1 Tujuan

Dokumen Uji Coba Produk berbentuk foto ini ditujukan untuk menyajikan foto-foto dokumentasi dan link video dokumentasi dari uji coba (alpha test) yang dilakukan dalam end-to-end environment dengan nara sumber social media entrepreneurs yang diseleksi dengan kriteria yang ditetapkan. Foto-foto ini disajikan sebagai kelengkapan bukti empiris pelaksanaan uji coba sesuai prosedur yang ditetapkan. Produk Assesment/Instrument Personal Characteristics of Social Media Entrepreneurs merupakan sebuah pengujian untuk mengukur kompetensi seorang individu untuk berbisnis, memahami kelebihan dan kekurangan karakter diri, mampu mengoptimalkan kekuatan karakter diri, dan mengenali karakter diri yang masih bisa dikembangkan lebih lanjut. Hasil dari asesmen ini diharapkan akan membantu individu/perusahaan untuk mengoptimalkan fungsi dan fitur media sosial sehingga bisnisnya tumbuh, berkembang, dan menghasilkan kinerja bisnis yang baik.

1.2 Rincian Acara Uji Coba Produk

Nama Acara 

Uji Coba Produk Personal Characteristics of Social Media Entrepreneurs Assessment Instruments 

Tanggal Pelaksanaan

Jumat, 4 Desember 2020 

Waktu Pelaksanaan

19:00 -  21:00 

Lokasi Panitia Pelaksana 

Jakarta 

Media Pelaksanaan 

Zoom (PC/Laptop setiap panitia dan narasumber terlibat dalam acara) 

Panitia Pelaksana 

  • Elliot Simangunsong Ph.D (Ketua Peneliti) 
  • Ruth Silvana Marbun (Asisten Peneliti) 

Jumlah narasumber 

5 orang narasumber 

  • 2 Jakarta 
  • 1 Medan
  • 1 Yogyakarta 
  • 1 Surabaya

Jumlah perwakilan mitra penelitian 

2 orang 

  • Direktur Eksekutif Sebuah Institut Pelatihan di Jakarta 
  • Staff Program dari Sebuah Institut Pelatihan di Jakarta

1.3 Referensi

Produk Assesment/Instrument Personal Characteristics of Social Media Entrepreneurs ini dirancang dengan merujuk pada beberapa landasan konseptual seperti:

  1. Teori Social Media Commerce dari penelitian sebelumnya
  2. Data statistik sekunder (Euromonitor, Statista, BPS Indonesia, Katadata)
  3. Survey 546 responden oleh peneliti untuk pengembangan Framework Social Media Commerce. Publikasi di International Research journal of Business Studies (2019). https://doi.org/10.21632/irjbs.13.1.99-112
  4. Interview 20 narasumber yang berbisnis di media sosial 

BAB 2
Produk

2.1 Perspektif Produk

Seiring dengan berkembangnya zaman, fungsi media sosial sekarang tidak terbatas hanya pada berteman, berinteraksi, dan mengirim pesan satu dengan yang lain. Aktivitas jual dan membeli pun sekarang sudah dengan mudah dilakukan di media sosial didukung dengan biaya promosi yang lebih murah, aplikasi yang user-friendly, dan dengan target pasar yang luas. Terlebih lagi, dengan mudahnya akses terhadap sosial media membuat meningkatnya bisnis, terutama bisnis usaha kecil menengah (UKM).

Banyaknya yang merintis usaha dalam media sosial membuat pengusaha bisnis tersebut harus meningkatkan kemampuan berjualannya dan mutu produknya. Oleh karena itu, produk ini berguna untuk memberikan wawasan kepada pengusaha untuk mengetahui kemampuan pengusaha yang sedang merintis sehingga dapat menyusun strategi berjualan dan marketing yang tepat.

Produk ini sendiri juga dapat bermanfaat bagi perusahaan untuk mengetahui dan menyaring orang yang sesuai untuk posisi social media specialist. Sosial media perusahaan mempunyai peran penting untuk perusahaan sendiri, diantaranya membangun reputasi perusahaan, mencapai audiens dengan luas, dan membangun hubungan yang lebih personal dengan pelanggan. Oleh karena itu, dibutuhkan orang dengan kompetensi tertentu untuk mengisi posisi tersebut, dan produk ini berkesempatan untuk menunjukkan apakah orang tersebut mempunyai kompetensi dalam mengelola dan merintis usaha dalam media sosial.

2.2 Fungsi Produk

Produk Assessment/Instrument Personal Characteristics of Social Media Entrepreneurs ini berfungsi untuk membantu mengukur potensi berbisnis seorang individual. Selain itu, asesmen ini juga dapat digunakan untuk potensi kompetensi seseorang mengelola media sosial sebuah perusahaan.

Produk ini terdiri dari 56 pertanyaan yang akan dijawab individu dan dari laporannya akan ada penjelasan berupa nilai-nilai yang menjadi keunggulan masing-masing dan kompetensi apa yang harus dipertahankan, dan jenis kompetensi apa yang harus ditingkatkan. Selain itu, akan ada evaluasi seputar penguasaan emosi dan kemampuan bertahan dalam tekanan.

2.3 Karakteristik Pengguna


Individu yang ingin mengetahui potensi dirinya untuk menginisiasi bisnis di media sosial
Bagi individu yang tertarik untuk terjun ke dalam bisnis media sosial untuk mengetahui kompetensinya sehingga dapat menentukan jenis sosial media dan strategi yang sesuai.

2.3.1 Korporasi

Dalam mempertahankan eksistensi perusahaan, branding sangat penting terutama di era digital ini. Oleh karena itu, produk ini sangat bermanfaat bagi perusahaan dalam menyaring profesional yang akan bekerja dalam meningkatkan engagement media sosial perusahaan

  1. Menguntungkan perusahaan dalam proses rekrutmen, terutama dalam merekrut calon social media specialist
  2. Mengidentifikasi potensi karyawan di perusahaan, untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sosial media specialist yang mengelola media sosial perusahaan karena sekarang media sosial perusahaan sangat penting dalam menunjukkan integritas dan brand
  3. Untuk promosi jabatan
  4. Memberi kesempatan untuk karyawan yang ingin mendapatkan promosi dan melihat kecocokan dalam pekerjaan

2.3.2 Entrepreneur

Mudahnya akses ke media sosial dan didukung dengan aplikasi yang gampang dipelajari membuat adanya peningkatan dalam berjualan di media sosial. Adapun kegunaan produk ini untuk entrepreneur adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mengetahui kekuatan dari karakter personal individu dalam media sosial, strong point harus dimaksimalkan
  2. Untuk mengukur socialmediapreneur index dan mengenali kompetensi-kompetensi yang perlu dikembangkan lebih lanjut

2.3.3 Individu

Banyak individu yang tertarik untuk terjun ke dalam bisnis menggunakan media sosial. Karena itu penting mengetahui kompetensinya sehingga dapat menentukan jenis sosial media dan strategi bisnis yang sesuai. Produk ini mempunyai kegunaan untuk individu, seperti berikut:

  1. Mengetahui potensi individu untuk berbisnis di media sosial dan mengetahui kelebihan dan faktor apa saja dimana individual tersebut mempunyai skor yang tinggi
  2. Mengenali kompetensi yang ada dalam individual dan mengembangkan kompetensi tersebut agar berguna dalam kegiatan berjualan di media sosial di masa depan

2.4 Batasan-batasan

Uji coba produk ini memiliki batasan, antara lain:

Koneksi Internet
Dikarenakan situasi pandemi COVID-19, uji coba produk ini kami lakukan via daring dengan menggunakan Zoom. Sehingga dengan metode ini dibutuhkan koneksi internet yang stabil
Pengisian formulir
Pengisian formulir juga ditetapkan dalam Google Form saja
Waktu
Dikarenakan dilakukan dalam hari kerja dan jumlah partisipan yang tersebar di berbagai lokasi, maka uji coba produk ini terbatas hanya dalam durasi satu jam
Jangkauan
Narasumber ini tersebar di 5 kota besar Indonesia

BAB 3
Dokumentasi Foto Pengujian Produk

3.1. Persiapan Peneliti dan Asisten Peneliti 

Ketua peneliti memberikan penjelasan mengenai prosedur uji coba produk kepada asisten peneliti. Tepatnya mengenai peserta yang akan berpartisipasi di dalam uji coba produk dan peran ketua peneliti serta asisten peneliti dalam uji coba produk. 

3.2 Penjelesan Mitra Peneliti 

Ketua Peneliti menjelaskan mengenai produk yang akan diuji coba pada kesempatan kali ini kepada mitra penelitian yang bekerjasama dalam kesuksesan penelitian ini. Perwakilan dari mitra penelitian ini adalah Bapak Switomo Santoso Ak., MBA, CPMA, CFP  (Direktur Executive Learning Institute Prasetiya Mulya) dan Bapak Stephanus Arbi Setyastoro (Staff Program Executive Learning Institute Prasetiya Mulya). Pada bagian ini perwakilan mitra penelitian dari Executive Learning Institute Prasetiya Mulya dijelaskan gambaran luas dari produk yang akan diuji coba serta pemanfaatannya dalam praktis profesional nantinya.

3.3 Perkenalan Peneliti dan Narasumber

Pengenalan anggota tim peneliti yang akan bertanggung jawab pada acara uji coba produk dan mitra kerjasama penelitian yang akan mengamati proses berjalannya acara uji coba produk. Serta ketua peneliti memperkenalkan narasumber-narasumber yang berlatarbelakang ahli/pakar akan membantu berjalannya penelitian dengan menjadi narasumber di dalam acara uji coba produk Personal Characteristics of Social Media Entrepreneurs Assessment Instrument. Setelah pengenalan mengenai rekan-rekan yang terlibat dalam penelitian, ketua peneliti menjelaskan mengenai produk secara luas dan menjelaskan tujuan produk dari produk yaitu membantu orang-orang untuk melakukan assessment terhadap seseorang yang memiliki potensi untuk mengembangkan bisnis di media sosial.

Landasan konseptual pada produk yang dibentuk dalam penelitian terapan yang dilakukan. Landasan-landasan yang digunakan untuk membentuk produk ini berasal dari teori-teori social commerce yang telah didalami oleh ketua peneliti selama beberapa tahun, data statistik sekunder mengenai media sosial, serta survei terhadap 546 responden oleh ketua peneliti yang hasilnya telah dipublikasi di International Research Journal of Business Studies (2019) dan data wawancara kepada 20 narasumber yang berbisnis di media sosial.

3.4.  Penjelasan agenda acara uji coba produk

Ketua peneliti menjelaskan mengenai prosedur acara uji coba yang akan dilakukan oleh masing-masing narasumber. Penjelasan dilakukan dengan memaparkan durasi waktu dari masing-masing rangkaian acara yang akan dilalui oleh narasumber penelitian. Adapun juga penjelasan mengenai kredibilitas penelitian bahwa segala hasil penelitian adalah rahasia dan penelitian didanai secara resmi oleh Kemendikbud. 

Penjelasan mengenai flowchart acara secara lebih terperinci yang didasarkan oleh produk yang akan diuji coba pada acara. Flowchart ini ditampilkan untuk memastikan sistematika dari proses uji coba ini, sehingga hasil yang didapatkan valid dan reliable. Serta preview produk yang akan diujikan kepada narasumber disajikan agar narasumber mampu memahami produk secara lebih mendalam yang nantinya narasumber akan memberikan masukan mengenai pengembangan dari produk yang diujikan.  Serta diberikan juga panduan bagi narasumber dalam mengerjakan produk yang akan diujikan.

3.5 Mengisi instrumen uji coba produk 

 Seusai menerima link dari produk assessment yang akan diujikan, para narasumber dipersilahkan untuk mengisi assessment test sesuai dengan panduan yang diberikan sebelumnya. Pada acara uji coba produk pertama ini instrumen yang digunakan adalah Google Form yang dibuat sedemikian rupa dapat menyerupai produk hasil akhir nantinya. Masing-masing narasumber diberikan waktu sekitar 10 menit untuk mengisi assessment test yang diberikan. Bagi narasumber yang telah selesai mengisi, data assessment-nya akan diolah oleh ketua peneliti dan asisten peneliti yang nantinya akan dipaparkan secara individu kepada narasumber mengenai data yang dihasilkan dari assessment test untuk menggali masukan.

3.6 Pemaparan hasil uji social mediapreneur index

Masing-masing narasumber yang telah selesai mengisi assessment test yang diberikan dan datanya telah selesai diolah oleh ketua peneliti dan asisten peneliti akan dipanggil secara personal ke ruang terpisah untuk diberikan hasil assessment test yang dilakukan kepada narasumber. Pada sesi ini, narasumber akan dijelaskan mengenai karakteristik-karakteristik personal yang dimiliki oleh narasumber berdasarkan jawaban yang diberikan di dalam. Karakteristik personal ini terbagi menjadi enam metrik. Metrik-metrik tersebut akan digunakan untuk mengukur social media preneur index yang merupakan pengukuran di mana seseorang berpotensial dalam berbisnis di media sosial.

3.7 Komentar dan saran dari narasumber

Dari hasil mengenai karakteristik personal dari narasumber 1, menurut narasumber penilaian dari metrik yang ada dari produk yang ada sudah baik dan sesuai dengan karakteristik personalnya. Dari hasil juga menunjukkan social mediapreneur index yang muncul senilai 69%, dikatakan cukup baik untuk memiliki potensi dalam berbisnis menggunakan media sosial. 

Berdasarkan narasumber 2, untuk metrik tidak suka mencoba hal baru dikatakan tidak terlalu akurat. Menurut jawaban yang diberikan kepada peneliti bahwa narasumber tidak suka hal baru lebih ke arah tidak suka berteman dekat dengan orang-orang baru. Sementara untuk metrik-metrik lainnya,  dirasa sudah cukup sesuai dengan karakteristik personal dari narasumber. Dari hasil socialmediapreneur, narasumber memiliki skor sedang untuk potensi dalam melakukan bisnis di media sosial.

Tanggapan dari narasumber 3 terhadap hasil assessment yang dilakukan merasa cocok dengan karakteristik personal pribadinya. Menjadikan uji coba instrumen pada narasumber 3 dianggap akurat dalam mengukur  karakteristik personal. Sementara untuk hasil socialmediapreneur index yang dihasilkan untuk narasumber 3 cukup tinggi yaitu 70%, yang artinya memiliki potensi untuk  berbisnis di media sosial.

Narasumber 4 merasa kebanyakan poin-poin yang dihasilkan dari assessment test untuk karakteristik personal yang dimiliki. Dari segi emosi, narasumber 4 merasa aspek ini merupakan aspek yang paling berpengaruh dalam mengambil keputusan dan membangun relasi dengan orang-orang di sekitar termasuk dalam kerjasama bisnis. Dari pengalaman dan latar belakang narasumber 4, hasil-hasil ini dirasa sangat cocok dengan karakteristik personal yang dimiliki. Namun, di dalam aspek suka mencoba hal baru narasumber 4 merasa bahwa, aspek ini seharusnya lebih tinggi namun masih memaklumi karena adanya manajemen risiko. Aspek-aspek lainnya, juga dirasa cukup akurat seperti suka berbicara dan suka berteman. Dari skor socialmediapreneur narasumber 4 memperoleh nilai 66% yang mana cukup baik dan berpotensi untuk berbisnis di media sosial.

Menurut narasumber 5 hasil assessment test yang dilakukan cukup mendekati dengan karakteristik personal miliknya. Dari hasil socialmediapreneur index, narasumber 5 dinilai cukup baik untuk melakukan bisnis di media sosial dengan skor 66%. Sehabis narasumber melakukan uji coba terhadap produk, ketua peneliti dan asisten peneliti menerima masukan mengenai pengembangan untuk produk yang ada saat ini. Berdasarkan masukan yang diberikan kepada ketua peneliti dan asisten peneliti, produk saat ini sudah cukup baik dan dapat dengan mudah digunakan oleh para narasumber yang terlibat dalam penelitian.

3.8 Penutup acara 

Acara diakhiri dengan penutupan ketua peneliti sebagai panitia acara serta pengumuman mengenai souvenir penelitian yang akan dikirimkan sesuai dengan data diri yang diberikan. Serta memberikan overview mengenai hasil masukan yang diberikan oleh narasumber.

3.9 Referensi Video Uji Produk 

https://www.youtube.com/watch?v=6UISUcKuRU0

Try Out the Assessments!
Try Out the Assessments

Mari kembangkan potensi anda dengan mengambil test ini. Cukup luangkan waktu 10 menit untuk mengetahui kemampuan anda.